PANTAI KOLBANO, PANTAI UNIK NAN EKSOTIK

Timor Tengah Selatan (TTS), salah satu kabupaten di NTT ini menyimpan banyak hadiah dari Tuhan, salah satunya Pantai Kolbano, Pantai yang terletak di Desa Kolbano, sebuah desa unik di Pantai Selatan Pulau Timor, Kabupaten Timor Tengah Selatan-NTT, berjarak sekitar 90 km dari SoE (ibu kota kabupaten) dan 140 km dari Kupang (ibukota provinsi).

Pantai Kolbano sangatlah unik dan eksotik, mengapa tidak? kebanyakan pantai memiliki hamparan pasir berwarna putih, hitam atau gabungan dari keduanya. Tetapi Pantai Kolbano memiliki hamparan beribu-ribu batu yang berwarna merah, hijau, kuning, hitam, dan percampuran warna yang takan pernah habis mengantikan pasir. Pantai ini menghadap ke laut Timor dan berhubungan langsung dengan samudera Indonesia yang air lautnya berwarna biru creamy yang dihasilkan dari pantulan batu-batu putih yang berada di dasar laut, Pantai ini pun memiliki ombak yang cukup keras dan merupakan tempat sempurna untuk melihat matahari terbit dan melihat langit memerah saat senja.

Pantai Kolbano tidak habis memiliki daya tarik, selain unik dengan batuan berwarna yang menghiasinya, Pantai ini pun memiliki batu karang raksasa yang berdiri tegak berbentuk kepala singga menjadi daya tarik tersendiri, masyarakat desa Kolbano biasa menyebutnya Fatu Un. Pantai Kolbano juga terkenal sebagai penghasil ikan di TTS. Disaat pasokan ikan dari Kupang menurun, biasanya ikan dari Kolbano-lah yang diandalkan untuk memenuhi kebutuhan ikan di SoE. Walaupun sejauh ini nelayan Kolbano masih mengandalkan pola tradisionl dengan peralatan seadanya.

Air Terjun Oenesu, Sebuah Keindahan yang Mulai Terlupakan

Kupang di NTT dikenal kering dan panas. Namun dibalik itu terdapat Air Terjun Oenesu yang menjadi oase dari panasnya kota Kupang. Hujan merupakan sesuatu yang jarang terjadi di sini. Terik matahari yang terasa menyengat membuat rasanya ingin mencari tempat yang bisa memberikan sensasi kesejukan namun tak jauh dari Kota Kupang. Salah satu tempat favorit tempat wisata untuk menghilangkan menyegarkan badan dan kepenatan dari panasnya terik matahari adalah Air Terjun Oenesu. Wisata alam yang berada di Desa Oenesu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang ini berjarak sekitar 20 kilometer dari Kota Kupang.

Dihiasi oleh banyak pepohonan rimbun di sekelilingnya, menjadikan suasana di sekitar lokasi air terjun ini sangat sejuk dan asri. Aliran debit air terjun ini cukup deras saat musim penghujan tetapi jika musim kemarau debit airnya tidak terlalu deras, namun akan tetap mengalir meskipun sedikit. Warna airnya hijau agak kebiru-biruan namun tidak terlalu jernih dan tidak pula keruh. Dengan lokasinya yang cukup mudah dijangkau dari pusat kota, air terjun ini tepat dijadikan sebagai alternatif wisata warga Kupang untuk bersantai dan bercengkerama sambil menikmati sejuknya buih-buih air terjun yang berhembus bersamaan dengan angin. Tak hanya di hari libur saja, air terjun ini juga terlihat ramai dikunjungi oleh pengunjung pada saat hari biasa.

Akses Menuju Lokasi Wisata

Air Terjun Oenesu terletak di Desa Oenesu, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Berjarak kurang lebih 20 km dari Kupang, untuk menuju lokasi pengunjung dapat menggunakan transportasi umum/ pribadi ataupun menyewa kendaraan dari Kota Kupang. Aksesnya yang cukup mudah dan tidak begitu jauh dari kota menjadikan lokasi wisata air terjun ini mudah ditemukan. Pemandangan jajaran pepohonan rindang di kedua sisi jalan akan menemani perjalanan Anda. Dengan kondisi jalan yang cukup bagus, kurang lebih 30-45 menit berkendara pengunjung akan tiba di pintu gerbang Air Terjun Oenesu. Pengunjung dapat memarkirkan kendaraannya di lahan yang telah tersedia. Jarak dari tempat parkir menuju lokasi air terjun tidaklah begitu jauh yakni sekitar kurang lebih 600 meter saja. Namun sebelum mencapai lokasi air terjun yang memliki 4 buah tingkatan ini, pengunjung harus menuruni beberapa anak tangga.  

 Harga Tiket Masuk (HTM)

Pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar 2.000 rupiah/orangnya dan jika membawa kendaraan bermotor dikenakan biaya parkir tambahan sebesar 1.000 rupiah.


Pantai Lasiana, Wisata Pantai Unggulan Kota Kupang

Dikenal sebagai kota yang panas dan kering, Kupang ternyata memiliki beberapa jajaran pantai yang dapat dijadikan alternatif wisata karena letaknya yang berada dekat dengan pusat kota. Salah satunya adalah Pantai Lasiana yang mulai dibuka sebagai obyek wisata untuk umum pada tahu 1970-an. Pantai landai dengan luas 3,5 hektar ini dihiasi oleh sekitar 65 pohon kelapa dan 230 pohon lontar yang berjajar di sepanjang hamparan pasir putih pantai ini. Ditambah dengan gulungan ombaknya yang tidak terlalu besar, menjadikan suasana di sekitar pantai terasa sejuk dan asri. Perpaduan pasir putih dan birunya laut pun makin menambah keelokan Pantai Lasiana.
Pantai Lasiana yang berlokasi di Kelurahan Lasiana, Kecamatan Kupang Tengah,  Kupang, NTT ini berjarak sekitar 12 km ke arah timur dari pusat Kota Kupang. Di pantai yang menjadi alternatif wisata andalan masyarakat Kupang ini, pengunjung dapat melakukan beragam aktivitas, seperti berenang, memancing, bermain sepak bola, karaoke atau sekedar bermain air di pantainya. Makin ke sini, semakin banyak wisatawan baik dari dalam maupun luar kota Kupang  yang mengunjungi pantai ini.

Akses Menuju Lokasi Wisata

Berjarak sekitar 12 km dari Kupang, akses menuju lokasi pantai sangatlah mudah dan bervariatif. waktu tempuh dari Kupang ke Pantai Lasiana memakan waktu sekitar 15 menit dengan kondisi jalan sudah beraspal. pengunjung dapat menggunakan angkutan umum atau dengan kendaraan pribadi. Dengan letaknya yang berada di jalur transportasi utama Pulau Timor, menjadikan lokasinya senantiasa dilewati oleh angkutan umum dan ojek.
Untuk angkutan umum pengunjung dapat menaiki jenis kendaraan colt, dengan ongkos sekitar 5.000 rupiah. Bagi pengunjung di luar Kota Kupang juga dapat menggunakan jasa ojek atau  menyewa kendaraan di Kupang sebelumnya.

Harga Tiket Masuk (HTM)
Pengunjung dipungut tiket masuk  2.000 rupiah per-orangnya dan biaya tambahan untuk parkir 1.000 rupiah untuk sepeda motor dan 3.000 rupiah untuk mobil/ roda empat.